Tampilkan postingan dengan label psikologi perkembangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikologi perkembangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Maret 2017

PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK



PERKEMBANGAN BAHASA PESERTA DIDIK


Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pada dasarnya bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya berupa bicara, melainkan juga dapat diwujudkan dengan tanda isyarat tangan atau anggota tubuh lainnya yang memiliki aturan sendiri.
Sangat luas sekali pengertian bahasa dalam menunjukkan suatu perkembangan. Oleh karena itu, salah satu tokoh psikologi yaitu Wundt (Baradja, 2005: 179) mendasarkan teori bahasanya dengan aksioma paralel, yaitu gerakan-gerakan fisik merupakan pernyataan gerakan–gerakan psikis. Dengan demikian, terdapat hubungan yang paralel antara gejala batin dan gejala luar. Apa yang terlihat dalam raut wajah dan tingkah laku akan menunjukkan suatu kebutuhan psikologis seseorang.
Menurut Yusuf (2005:118), bahasa sangat erat kaitannya dengan perkembangan berpikir individu. Perkembangan pikiran individu tampak dalam perkembangan bahasanya, yaitu kemampuan bahasanya, yaitu kemampuan membentuk pengertian, menyusun pendapat, dan menarik kesimpulan. Yusuf pun menuturkan bahwa anak usia sekolah dasar merupakan masa berkembang pesatnya kemampuan mengenal dan menguasai perbendaharaan kata. Dengan dikuasainya keterampilan membaca dan berkomunikasi dengan orang lain, anak sudah gemar membaca atau mendengarkan cerita yang bersifat kritis (tentang petualangan, riwayat pahlawan, dan lain–lain). Pada masa ini tingkat berpikir anak sudah lebih maju. Dia banyak menanyakan soal waktu dan sebab akibat. Misalnya, kata tanya yang semula digunakan hanya “apa”, sekarang sudah diikuti dengan pertanyaan “di mana”, “mengapa”, “bagaimana”, dan sebagainya. Oleh sebab itu, pelajaran bahasa sengaja diberikan di sekolah dasar dapat menambah perbendaharaan kata peserta didik, melatih peserta didik menyusun struktur kalimat, peribahasa, kesusastraan, dan keterampilan mengarang.
Selanjutnya masih berkaitan dengan bahasa, Budiamin, dkk. (2009:111) memperkirakan sekitar 50 bahasa isyarat digunakan di seluruh dunia. Penggunaan bahasa isyarat ini diduga mempengaruhi pemrosesan informasi dan belajar.
Implikasi perkembangan bahasa pada peserta didik.
1.       Apabila kegiatan pembelajaran yang diciptakan bersifat efektif, maka perkembangan bahasa peserta didik dapat berjalan secara optimal. Sebaliknya apabila kegiatan pembelajaran berjalan kurang efektif, maka dapat diprediksi bahwa perkembangan bahasa peserta didik akan mengalami hambatan.
2.     Bahasa adalah alat komunikasi yang paling efektif dalm pergaulan sosial. Jika ingin menghasilkan pembelajaran yang efektif untuk mendapatkan hasil pendidikan yang optimal, maka sangat diperlukan bahasa yang komunikatif dan memungkinkan peserta didik yang terlibat dalam interaksi pembelajaran dapat berperan secara aktif dan produktif.
3.          Meskipun umumnya anak SD memiliki kemampuan potensial yang berbeda–beda, namun pemberian lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bahasa sejak dini sangat diperlukan.

Sumber : Mr. Afid Buhanuddin’s blog

Jumat, 20 Mei 2016

TEBAKAN PSIKOLOGI 2



Oke gaes, kembali kali ini ane sajikan tebakan psikologi buat hiburan sekaligus penyegar pikiran, hasilnya memang tidak bisa dipercaya sepenuhnya karena sifatnya hanya permainan..hayoo jangan lupa siapkan kopi, cemilan, kertas, pulpen buat ngejawab (ribet amatt yaah).. cekidot..  

 Pertanyaan :
1. Saat sedang berjalan kamu berpapasan dengan orang yang membawa binatang peliharaannya. Apa jenis hewan peliharaan tersebut?
a. Doberman yang menakutkan
b. Golden Retriever berbulu lebat
c. Shibaken (anjing lokal Jepang/Hachiko)
d. Toy Poodle yang lincah
e. Kucing

2. Satu bulan lagi adalah peringatan hari jadimu dan pasangan. Pada peringatan pertama ini kamu ingin memberikan surprise yang menggetarkan hati kekasihmu. Isi surprise yang kamu pikirkan adalah?
a. Kamu masuk ke dalam hadiah yang akan kamu berikan.
b. Meminta kerjasama dari teman-teman untuk memberikan kejutan.
c. Bermain piano dan menyanyikan lagu untuknya.
d. Mendekorasi kamar dengan indah untuk menyambut pasangan.

3. Kamu mendarat di kota yang tidak kamu ketahui. Toko berikut yang paling menarik perhatianmu adalah?
a. Florist
b. Bakery
c. Book store
d. Combinian

4. Tiba-tiba saja kamu harus hidup sendirian di pulau yang terpencil yang mengambang di tengah laut. Kehidupan di pulau yang tidak ada apa-apanya ini sangat membosankan. Kalau saja kamu bisa membawa satu buku saja, buku apa yang kamu pilih?
a. Survival guide yang mengajarkan kehidupan di pulau.
b. Essay best seller
c. Novel fantasi yang luar biasa
d. Manga yang direkomendasikan oleh teman

5. Pada suatu tempat yang ramai, ada seseorang yang menawarkan barang. “ada yang berminat dengan barang ini?” teriaknya.
Kebetulan barang tersebut adalah barang yang kamu inginkan. Barang itu hanya ada satu, dan siapa cepat dia dapat. “Siapa cepat dia dapat!” kata orang itu. Apa yang kamu lakukan?
a. Mengangkat paling cepat sambil berteriak, “Saya!!”, dan mendapatkan barang tersebut.
b. Melihat reaksi/tanggapan orang-orang sekitar
c. Terlalu lama berpikir, sampai akhirnya kehilangan waktu untuk angkat tangan.

6. Di antara kamu dan pacar muncul rival (orang ketiga). Jika kalian bertiga duduk bersama dan bicara?
a. Kamu di sebelah pacar, rival duduk di depanmu
b. Kamu di sebelah pacar, rival duduk di depan pacar
c. Kamu duduk di depan pacar, di sebelahmu ada rival
d. Di depan pacar ada rival, di sebelah rival ada kamu

7. Kamu memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan mesin waktu. Saat kamu menuju ke masa lalu entah bagaimana tiba-tiba ada binatang yang naik ke kursi penumpangmu. Binatang apa itu?
a. Anjing
b. Kucing
c. Serigala
d. Tikus

8. Ada sebuah cermin ajaib yang bisa membuat orang terlihat lebih cantik dari penampilan sebenarnya. Bagaimana bentuk cermin tersebut?
a. Cermin yang berbentuk bulat
b. Cermin persegi
c. Cermin berbentuk segitiga
d. Cermin yang berbentuk oval

9. Kamu sedang bermain game mengusir alien dengan pistol. Bos terakhir dari alien ini ada dalam bentuk sebagai berikut. Bagaimana menurutmu penampilannya?
a. Buaya yang ganas
b. Serangga
c. Seperti kelinci yang lucu
d. Makhluk lembek seperti jelly

10. Seorang sopir perempuan sedang mengendarai sebuah truk besar di jalan raya. Menurut kamu apa yang diangkut oleh truk itu?
a. Kerikil
b. Jeruk
c. Kuda pacu
d. Barang-barang orang yang sedang pindah rumah 

untuk jawabannya sedot di link berikut
DOWNLOAD

Senin, 16 Mei 2016

KARAKTER SESEORANG BERDASARKAN CARA MEMEGANG GELAS

KARAKTER SESEORANG BERDASARKAN CARA MEMEGANG GELAS 

Mungkin sebagian dari kita tak menyadari, kalau beberapa gesture tubuh ternyata bisa memberi bocoran terkait kepribadian atau karakter seseorang. Ane yakin sudah banyak orang yang membahas hal ini. Dikutip dari Mrs. Dee Ann pada situs pribadinya, ada empat cara utama bagi seseorang untuk memegang sebuah gelas. Keempat cara tersebut bertolak-belakang. Perbedaan itu juga yang menimbulkan keberagaman karakter si pemegang gelas. Ada yang memegang gelas oleh kedua tangannya, memegang bagian di dekat mulut gelas, memegang bagian yang justru jauh dari mulut gelas alias di bawah serta memegang gelas sambil menaikkan bagian jari kelingkingnya. Semua itu kadang dilakukan tanpa sadar, sebab sudah menjadi kebiasaan tersendiri. Oh iya, ane wanti-wanti dulu deh untuk tidak memercayai 100%. postingan ini karena ini hanya semacam permainan belaka, just for fun kalo bahasa kampung ane, hehe.. 



 







Memegang Gelas Dengan Kedua Tangan
– Pasif
– Cenderung pemalu
– Defensif
– Tertutup
– Tidak mudah didekati








Memegang Area yang Dekat Dengan Mulut Gelas
– Punya selera estetika yang cukup tinggi
– Cenderung narsis
– Kerap kali larut dalam dunia sendiri
– Memiliki visi atau tujuan tersendiri mengenai dunia ini

 







Memegang Area Bawah/ yang Berlawanan Dari Mulut Gelas
– Mandiri
– Memiliki ketetapan sendiri, sehingga tak mudah terpengaruh
– Orangnya percaya diri, tapi tidak begitu sombong
– Sulit menerima saran atau mendengarkan pendapat orang lain
– Keras kepala

 






Memegang Gelas dengan Jari Kelingking yang Terangkat
– Suka mencari perhatian
– Benci suasana sepi atau rasa bosan
– Merasa girang bila ada teman
– Lebih peduli urusan sendiri ketimbang yang lainnya
– Cenderung cengeng
– Cukup cinta dengan binatang

Sabtu, 14 Mei 2016

KIAT MENGHINDARI KEKERASAN SEKSUAL



INDONESIA darurat kekerasan seksual!!
Yaaa yaa, kalimat itu sangat tepat sekarang ini. Di media-media cetak atau elektronik, berita ini bahkan jadi headlines utamanya. Sangat miris memang apalagi yang jadi korban kebanyakan anak di bawah umur bahkan ada yang masih bayi. Gilee’nya pelakunya juga ada yang masih di bawah umur. Apa yang salah dengan Indonesia? Dimana pendidikan yang selama ini berganti-ganti kurikulum yang katanya agar anak-anak lebih bermoral dan berbudi pekerti luhur..jadi emosi kalau sudah berhubungan sama sektor sektoral pemerintahan yang kebanyakan segala keputusannya divirusin sama kepentingan politik..kepentingan POLITIK.. *plakkkk (tepuk jidat)
Okeehh, sekarang saya akan bahas bagaimana peran orang tua juga orang terdekat anak agar mereka terhindar dari kekerasan seksual :
Orang tua harus mengenali orang-orang di sekitar anak
Orang tua harus mengenali siapa saja orang-orang yang berada di sekitar anak yang mereka kenal dan berhubungan dengan si anak. Entah itu temannya, gurunya, saudara temannya, orang tua temannya, pelatihnya, guru lesnya, bahkan kalau perlu pedagang yang sering dia belanja. Karena orang-orang di sekitar ini lah yang kemungkinan punya suspect paling kuat untuk melakukan hal tersebut. Walaupun tidak semuanya seeprti itu. Tapi kewaspadaan harus tetap dinomersatukan gaes.

Dampingi anak ketika menyerap informasi
Jangan mencegah ataupun melarang anak ketika dia menyerap informasi khususnya dari media ataupun dari orang-orang di sekitarnya. Tapi yang perlu digarisbawahi atau dikasih stabilo (ciyaaahhh) adalah orang tua harus mendampingi dalam artian orang tua mendengarkan dahulu informasi tersebut dari si anak kemudian memintanya pendapat dan informasi apakah hal-hal tersebut pernah terjadi di lingkungan dia berinteraksi, buat kondisi senyaman mungkin sehingga anak nyaman ketika bercerita. Kemudian pada bagian klimaksnya (weehhhh) baru orang tua berperan memberikan pandangannya bagaimana seharusnya dalam kondisi yang tetap dibikin nyaman dan jangan menyalahkan si anak tapi yakinkan tentang sikap yang tepat seperti apa.
  
Ketahui perubahan yang terjadi pada anak
Lebih perhatian dan ketahui jika ada perubahan-perubahan yang terjadi pada anak. Tanyakan kepada anak apa yang terjadi dan apa yang mereka rasakan, mengapa hal itu bisa terjadi dan mulai kapan. Tapi bertanyalah bukan dengan emosi melainkan dibarengi dengan sikap manis dan sopan penuh kehangatan agar menimbul kepercayaan anak.

Jadilah partner buat anak
Jadilah partner buat anak, biasakan anak bercerita tentang keseharian mereka agar membuatnya lebih terbuka. Mulailah membiasakan dengan menanyakan apa saja yang mereka lakukan di sekolah, sewaktu bermain, sewaktu les dan lainnya.

Tanamkan mekanisme perlindungan diri pada anak
Inilah salah satu bagian yang terpenting juga buat menjaga anak agar terhindar dari kekerasan seksual. Tanamkan kepada anak mekanisme perlindungan diri, bahwa tak seorang pun bisa menyentuh bagian tubuhnya yang membuat mereka tidak nyaman. Tekankan bahwa mereka perlu marah jika ada yang menyentuh bagian tubuhnya.

Semoga bermanfaat..!!   
 

EMPAT JENIS PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter dalam satuan pendidikan meliputi pembelajaran di kelas, kegiatan sehari-hari di sekolah (kultur sekolah), dan kegiatan...