Kamis, 24 Maret 2016

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN




PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
 Dalam memahami psikologi perkembangan, dikenal 2 istilah, yaitu: pertumbuhan dan perkembangan.
Pertumbuhan adalah suatu proses perubahan secara kuantitatif pada aspek-aspek fisik maupun psikis, mengarah pada kondisi yang lebih matang. Perkembangan adalah proses perubahan secara kualitatif pada aspek-aspek fisik maupun psikis, mengarah pada kondisi yang lebih matang.
Tujuan Psikologi Perkembangan :
•       Mempelajari perbedaan-perbedaan yang bersifat pribadi pada tahapan atau masa perkembangan tertentu.
•       Mempelajari tingkah laku anak pada lingkungan tertentu yang menimbulkan reaksi yang berbeda.
•       Mempelajari penyimpangan dari tingkah laku yang dialami seseorang.

Manfaat Psikologi Perkembangan :
•       Memahami garis besar, pola umum perkembangan, dan pertumbuhan anak pada tiap-tiap pertumbuhannya.
•       Memunculkan sikap senang bergaul dengan orang lain terutama anak-anak, remaja dengan penuh perhatian kepada mereka baik dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
•       Mengarahkan untuk berbuat dan berperilaku yang selaras dengan tingkat perkembangan orang lain.

Teori-teori dalam Psikologi Perkembangan :
⇰      Teori Psikodinamik
Teori ini berpendapat bahwa perkembangan jiwa atau kepribadian seseorang ditentukan oleh komponen dasar yang bersifat sosioefektif.  Komponen tersebut ialah motivasi, emosi dan aspek-aspek internal lainnya.
⇰      Teori Psikoseksual
Teori ini berpendapat bahwa perkembangan psikologis ditandai dengan adanya libido (energi seksual) yang dipusatkan pada daerah-daerah tubuh tertentu yang berbeda-beda.
⇰      Teori Psikososial
Teori ini berpendapat kepribadian terbentuk ketika seseorang melewati tahap psikososial sepanjang hidupnya. Masing-masing tahap memiliki tugas perkembangan yang khas dan mengharuskan individu menghadapi dan menyelesaikan krisis.
⇰       Teori Kognitif
Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa kemampuan kognitif merupakan sesuatu yang fundamental dan yang membimbing tingkah laku anak.
⇰      Teori Pemrosesan Informasi
 Teori ini lebih menekankan pada pentingnya  proses kognitif seperti persepsi, seleksi perhatian, memori dan strategi kognitif.
⇰       Teori Kontekstual
Teori ini memandang perkembangan sebagai proses yang terbentuk dari transaksi timbal balik antara anak dan konteks perkembangan dimana interaksi itu terjadi.
⇰       Teori Ekologis
Teori ini menekankan pada perkembangan individu pada sistem lingkungannya.
⇰      Teori Rekapitulasi
Perkembangan jiwa anak merupakan hasil ulangan dari perkembangan seluruh jenis manusia.
⇰       Teori Empirisme
Teori ini berpendapat bahwa pada dasarnya anak lahir ke dunia, perkembangannya ditentukan oleh adanya pengaruh dari luar, termasuk pendidikan dan pengajaran.
⇰       Teori Nativisme
Teori ini mengemukakan anak lahir telah dilengkapi bakat alami (kodrat)

Hukum Perkembangan :
⎙      Hukum Konvergensi
Mengatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak pengaruh dari unsur lingkungan dan pembawaan.
⎙       Hukum Tempo Perkembangan
Hukum ini mengatakan bahwa tiap-tiap anak mempunyai sendiri tempo dalam perkembangannya.
⎙      Hukum Masa Peka
Masa peka merupakan masa pertumbuhan ketika suatu fungsi jiwa mudah sekali dipengaruhi dan dikembangkan.
⎙       Hukum Rekapitulasi
Hukum ini mengatakan bahwa perkembangan jiwa anak mengalami ulangan ringkas dari sejarah kehidupan umat manusia. Tokoh yang menamakan teori ini adalah Stanley Hall.
⎙      Hukum Bertahan dan Mengembangkan Diri
Dalam kehidupan timbul dorongan dan hasrat mempertahankan diri, dorongan yang pertama adalah dorongan mempertahankan diri, kemudian disusul dengan dorongan mengembangkan diri.
⎙       Hukum Ritme Perkembangan
Hukum ritme perkembangan mengemukakan pola perkembangan yang dialami seorang anak. Perkembangan berlangsung sesuai dengan iramanya (ritme). Hukum irama berlangsung dengan gelombang-gelombang besar dak kecil yang silih berganti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EMPAT JENIS PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter dalam satuan pendidikan meliputi pembelajaran di kelas, kegiatan sehari-hari di sekolah (kultur sekolah), dan kegiatan...